Wahyu Eko Pastikan Pengawasan Ketat di Hari Pemungutan Suara
|
Mesuji – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji memastikan seluruh jajaran pengawas siap siaga dalam menjalankan tugas pengawasan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Langkah ini dilakukan untuk menjamin proses pemilu berjalan jujur, adil, dan bebas dari pelanggaran.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh pengawas di tingkat kecamatan hingga TPS agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Kami memastikan pengawasan di hari pemungutan suara dilakukan secara ketat. Tidak boleh ada celah untuk praktik-praktik pelanggaran seperti politik uang, kampanye terselubung, maupun upaya memengaruhi pemilih,” ujarnya.
Wahyu menjelaskan bahwa pengawasan akan difokuskan pada sejumlah titik rawan, seperti area sekitar TPS, distribusi logistik, hingga proses penghitungan suara. “Setiap tahapan akan kami pantau secara cermat. Pengawas wajib mencatat setiap temuan dan melaporkan jika ada indikasi pelanggaran,” tambahnya.
Menurutnya, pengawasan di hari pemungutan suara merupakan bagian paling krusial dalam menjaga kemurnian suara rakyat. “Kami tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga etika penyelenggaraan. Semua petugas wajib menjaga netralitas dan profesionalitas agar tidak menimbulkan kecurigaan publik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Mesuji Deden Cahyono, S.Sos.I menyampaikan bahwa pengawasan yang kuat akan mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan pemilu yang bermartabat. “Kami ingin masyarakat percaya bahwa suara mereka dijaga dengan baik. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi antara pengawas dan masyarakat untuk melaporkan setiap dugaan pelanggaran,” ujarnya.
Anggota Bawaslu Mesuji, Robby Ruyudha, menambahkan bahwa Sentra Gakkumdu juga disiagakan untuk menangani potensi pelanggaran yang mengandung unsur pidana. “Kami siap menindak tegas jika ditemukan pelanggaran yang merugikan integritas pemilu,” ungkapnya.
Bawaslu Mesuji berharap seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan di TPS. “Pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga seluruh warga negara. Dengan pengawasan bersama, kita wujudkan Pemilu di Mesuji yang aman, damai, dan bermartabat,” tutup Wahyu Eko.