Lompat ke isi utama

Berita

Pengalaman Pemilu 2024 Jadi Dasar Penguatan Pengawasan 2029

Mesuji – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menjadikan pengalaman penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu 2024 sebagai pijakan penting dalam merumuskan strategi pengawasan menuju Pemilu 2029. Melalui evaluasi mendalam terhadap tahapan sebelumnya, Bawaslu Mesuji berupaya memperkuat sistem, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menyampaikan bahwa pengalaman Pemilu 2024 memberikan banyak pelajaran berharga terkait dinamika di lapangan, mulai dari distribusi logistik, pelaporan pelanggaran, hingga penanganan sengketa. “Setiap tahapan memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, hasil evaluasi dari Pemilu 2024 kami jadikan bahan perbaikan agar pengawasan Pemilu 2029 berjalan lebih efektif dan berintegritas,” ujarnya di Mesuji, Rabu (22/10/2025).

Menurut Deden, salah satu fokus utama ke depan adalah memperkuat koordinasi antarjenjang pengawas serta membangun sistem pelaporan yang lebih cepat dan akurat. “Kami akan memastikan pengawas di tingkat desa hingga kabupaten memiliki pemahaman dan komitmen yang sama terhadap prinsip netralitas dan profesionalitas,” tambahnya.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Wahyu Eko Prasetiyo, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memperkuat pengawasan. “Partisipasi publik bukan hanya sebagai penonton, tetapi menjadi bagian dari pengawasan aktif. Masyarakat yang berani melapor dan peduli terhadap kejujuran pemilu adalah mitra strategis Bawaslu,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Robby Ruyudha, menambahkan bahwa penguatan kapasitas pengawas juga akan difokuskan pada kemampuan analisis dan respons cepat terhadap dugaan pelanggaran. “Kami ingin setiap laporan ditangani sesuai prosedur dan berbasis bukti yang kuat, sehingga hasil pengawasan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ungkapnya.

Bawaslu Mesuji menegaskan komitmennya untuk menjadikan pengawasan Pemilu 2029 lebih profesional, transparan, dan partisipatif. Dengan menjadikan pengalaman 2024 sebagai fondasi utama, diharapkan pengawasan pemilu mendatang mampu menciptakan demokrasi yang lebih matang, adil, dan bermartabat di Kabupaten Mesuji.