Lompat ke isi utama

Berita

Harga Diri Warga Tak Sebanding dengan Isi Amplop

Harga Diri Warga Tak Sebanding dengan Isi Amplop

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji secara konsisten menyerukan pesan moral kepada seluruh elemen masyarakat di Bumi Ragab Begawe Caram. Dalam menyongsong kontestasi demokrasi, integritas dan harga diri warga Mesuji ditekankan sebagai nilai yang jauh lebih luhur dibandingkan dengan praktik politik uang (money politics).

Praktik pemberian uang atau materi untuk memengaruhi pilihan pemilih sejatinya bukan sekadar pelanggaran regulasi pemilu, melainkan sebuah degradasi terhadap martabat pemilih itu sendiri. Bawaslu Mesuji mengingatkan bahwa nominal yang diterima dalam amplop atau bentuk bingkisan lainnya mungkin hanya bertahan sesaat, namun dampaknya terhadap kualitas kebijakan publik dan pembangunan daerah akan dirasakan selama lima tahun ke depan.

Suara masyarakat adalah mandat suci yang tidak seharusnya diperjualbelikan. Menukarkan hak pilih dengan materi sama halnya dengan menggadaikan kedaulatan diri sebagai warga negara merdeka. Pola pikir pragmatis ini harus diubah, karena pemimpin yang lahir dari proses transaksional cenderung akan berorientasi pada pengembalian modal politik, bukan pada kesejahteraan rakyat.

Edukasi politik menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai ini. Masyarakat diajak untuk memahami logika sederhana: jika proses pemilihan diawali dengan kecurangan, maka sulit mengharapkan hasil kepemimpinan yang bersih dan berintegritas. Oleh karena itu, menolak politik uang adalah bentuk pertahanan diri masyarakat agar tidak menjadi korban kebijakan yang merugikan di kemudian hari.

Bawaslu Kabupaten Mesuji mengajak seluruh warga untuk menjadi pemilih cerdas dan pengawas partisipatif. Partisipasi masyarakat tidak hanya berhenti di bilik suara, tetapi juga mencakup keberanian untuk menolak pemberian yang mencederai demokrasi dan melaporkan segala bentuk indikasi pelanggaran. Menjaga Mesuji agar tetap bermartabat adalah tanggung jawab kolektif demi masa depan daerah yang lebih baik.