Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Politik Gagasan, Bawaslu Mesuji Ingatkan Peserta Pemilu

Dorong Politik Gagasan, Bawaslu Mesuji Ingatkan Peserta Pemilu

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menegaskan pentingnya kampanye yang berorientasi pada gagasan dan program kerja dalam menghadapi tahapan Pemilu Serentak 2025. Melalui pendekatan politik gagasan, peserta Pemilu diharapkan mampu memberikan pendidikan politik yang mencerahkan masyarakat dan memperkuat kualitas demokrasi di tingkat daerah.

Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menyampaikan bahwa kampanye seharusnya menjadi ajang adu ide dan solusi, bukan sekadar adu popularitas atau saling serang. Menurutnya, politik gagasan akan melahirkan kontestasi yang sehat dan bermartabat.

“Peserta Pemilu harus mampu menghadirkan kampanye yang substantif, menyampaikan visi dan program yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. Jangan hanya menonjolkan citra tanpa isi. Politik gagasan adalah kunci menuju demokrasi yang berkualitas,” ujar Deden dalam kegiatan sosialisasi pengawasan tahapan kampanye di Aula Kecamatan Simpang Pematang.

Deden menambahkan, Bawaslu Mesuji terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye agar berjalan sesuai regulasi dan etika politik. Fokus pengawasan mencakup larangan politik uang, penyalahgunaan fasilitas pemerintah, serta penyebaran hoaks yang dapat memecah belah masyarakat.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, yang juga Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, menekankan bahwa masyarakat perlu dilibatkan secara aktif dalam mengawal jalannya kampanye. “Pemilih cerdas akan menjadi benteng pertama dalam menolak politik uang dan narasi kebencian. Karena itu, pendidikan politik yang berbasis gagasan perlu terus digencarkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Robby Ruyudha, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, menegaskan kesiapan Bawaslu dalam menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran selama masa kampanye. “Kami membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melapor jika menemukan indikasi pelanggaran. Semua laporan akan ditindaklanjuti secara profesional dan transparan,” tegas Robby.

Melalui penguatan politik gagasan, Bawaslu Mesuji berharap kontestasi Pemilu 2025 di Kabupaten Mesuji dapat berlangsung damai, edukatif, dan penuh integritas. “Kampanye yang berbasis ide dan solusi bukan hanya memperkuat demokrasi, tetapi juga menjadi cermin kedewasaan politik bangsa,” tutup Deden.