Bawaslu Mesuji Dorong Masyarakat Aktif Awasi Kampanye
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya kampanye pada setiap tahapan pemilu. Partisipasi masyarakat dianggap sebagai bagian penting dalam memastikan proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan bebas dari pelanggaran.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga integritas pemilu. “Bawaslu tidak mungkin bekerja sendiri. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar setiap bentuk pelanggaran, baik di lapangan maupun di dunia digital, dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” ujar Deden.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam melaporkan dugaan pelanggaran kampanye, seperti pemasangan alat peraga di tempat terlarang, politik uang, kampanye hitam, maupun penyebaran hoaks di media sosial. “Kami membuka ruang pelaporan melalui Panwaslu Kecamatan, posko pengaduan di Bawaslu Mesuji, dan kanal digital resmi agar masyarakat mudah menyampaikan laporan,” tambahnya.
Anggota Bawaslu Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, mengatakan bahwa Bawaslu terus berupaya memperkuat kesadaran politik warga dengan mengadakan sosialisasi dan pendidikan pengawasan partisipatif di berbagai lapisan masyarakat. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut menjaga proses demokrasi. Dengan pengawasan bersama, pelanggaran bisa dicegah sejak dini,” jelasnya.
Sementara itu, Robby Ruyudha menegaskan bahwa laporan masyarakat sangat membantu dalam proses penegakan hukum pemilu. “Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur. Kami berharap masyarakat menyertakan bukti awal yang jelas agar proses pemeriksaan berjalan cepat dan akurat,” ungkapnya.
Bawaslu Mesuji menilai bahwa partisipasi publik yang tinggi akan menciptakan efek pengawasan yang lebih luas dan transparan. Melalui sinergi antara pengawas, peserta pemilu, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan kampanye ke depan dapat berlangsung lebih tertib, beretika, dan mencerminkan semangat demokrasi yang sehat di Kabupaten Mesuji.