Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mesuji: Advokat Berperan Jaga Keadilan Pemilu

Mesuji – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menegaskan bahwa advokat memiliki peran penting dalam menjaga keadilan dan integritas proses pemilu 2029. Kehadiran advokat diharapkan dapat memastikan setiap tahapan penyelesaian sengketa berlangsung profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Mesuji, Robby Ruyudha, menjelaskan bahwa advokat tidak hanya berperan dalam memberikan bantuan hukum, tetapi juga dalam memastikan hak-hak peserta pemilu terlindungi. “Advokat membantu menegakkan prinsip keadilan dengan cara mengawal proses hukum agar tidak keluar dari aturan yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Robby, kerja sama antara Bawaslu dan advokat juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem penyelesaian sengketa yang adil dan berintegritas. “Kami berkomitmen untuk membuka ruang sinergi dengan para advokat di daerah. Kolaborasi ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum pemilu,” tegasnya.

Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menambahkan bahwa keterlibatan advokat menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa bukan sekadar urusan administratif, tetapi juga bagian dari perlindungan terhadap hak politik warga negara. “Kami ingin memastikan bahwa setiap laporan atau sengketa diselesaikan secara objektif dan sesuai prosedur hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Wahyu Eko Prasetiyo, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, menilai bahwa kehadiran advokat juga penting dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat. “Advokat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran hukum publik agar memahami mekanisme pemilu dan penyelesaian sengketa secara benar,” jelasnya.

Melalui sinergi dengan advokat, Bawaslu Mesuji berharap seluruh tahapan penegakan hukum pemilu 2029 dapat berjalan transparan, profesional, dan mencerminkan nilai keadilan demokrasi di tingkat lokal.