Bawaslu Jamin Keamanan Identitas Pelapor dalam Sengketa Pemilu
|
Mesuji – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menegaskan komitmennya untuk menjaga dan melindungi identitas pelapor dalam setiap proses penanganan sengketa Pemilu. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab Bawaslu dalam memastikan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu tanpa rasa takut, tekanan, atau intimidasi dari pihak mana pun.
Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menyampaikan bahwa kerahasiaan identitas pelapor merupakan prinsip penting dalam mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran Pemilu. “Kami menjamin keamanan data dan identitas pelapor. Tidak boleh ada pihak yang menggunakan informasi tersebut untuk menekan atau mengintimidasi pelapor. Ini bagian dari komitmen Bawaslu menjaga integritas dan keadilan dalam proses Pemilu,” ujar Deden.
Ia menambahkan bahwa perlindungan ini tidak hanya berlaku selama proses pelaporan, tetapi juga hingga penyelesaian sengketa selesai. Bawaslu memastikan setiap laporan ditangani secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Robby Ruyudha, menegaskan bahwa keberanian masyarakat dalam melapor adalah aset penting bagi demokrasi. “Kami sangat menghargai partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya Pemilu. Oleh karena itu, Bawaslu akan melindungi setiap pelapor agar mereka merasa aman dan percaya terhadap sistem pengawasan yang ada,” jelas Robby.
Sementara itu, Wahyu Eko Prasetiyo, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, menilai bahwa keterbukaan dan perlindungan yang diberikan oleh Bawaslu merupakan langkah nyata dalam membangun kepercayaan publik. “Partisipasi masyarakat akan semakin kuat bila mereka yakin hak dan identitasnya terlindungi. Bawaslu berkomitmen memastikan pengawasan yang transparan, adil, dan berpihak pada kebenaran,” ungkapnya.
Melalui sistem perlindungan identitas yang ketat, Bawaslu Mesuji berupaya memperkuat peran masyarakat sebagai pengawas partisipatif. Dengan demikian, proses Pemilu di Kabupaten Mesuji diharapkan berlangsung jujur, adil, dan berintegritas, serta mencerminkan semangat demokrasi yang sehat dan bermartabat.