Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ingatkan Warga Tidak Bawa Atribut Partai ke TPS

Bawaslu Ingatkan Warga Tidak Bawa Atribut Partai ke TPS

Mesuji – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak membawa atau mengenakan atribut partai politik saat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Imbauan ini disampaikan untuk menjaga netralitas dan ketertiban selama proses pemungutan suara berlangsung.

Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I, menegaskan bahwa penggunaan atribut partai di area TPS termasuk dalam kategori pelanggaran karena dapat menimbulkan kesan kampanye terselubung. “Kami meminta masyarakat untuk berpakaian netral saat mencoblos. Tidak boleh ada logo, gambar, atau warna khas partai politik yang digunakan, agar suasana di TPS tetap kondusif dan bebas pengaruh,” ujarnya.

Menurut Deden, larangan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum serta peraturan Bawaslu terkait ketertiban di TPS. “Area TPS adalah ruang netral bagi pemilih. Siapa pun yang hadir tidak boleh melakukan tindakan yang mengarah pada kampanye, termasuk memakai atribut partai atau calon tertentu,” jelasnya.

Sementara itu, Wahyu Eko Prasetiyo, anggota Bawaslu Mesuji, menambahkan bahwa pengawas TPS akan berperan aktif mengingatkan masyarakat di lapangan. “Pengawas akan memastikan tidak ada pemilih yang memakai atribut politik saat datang ke TPS. Jika ditemukan, kami akan segera menegur dan meminta yang bersangkutan untuk menyesuaikan,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada saksi peserta pemilu agar tetap mematuhi aturan serupa. “Saksi boleh hadir di TPS, tapi tidak boleh menampilkan simbol partai. Mereka wajib menjaga profesionalitas dan mematuhi tata tertib yang berlaku,” lanjut Wahyu.

Sementara Robby Ruyudha, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, menegaskan bahwa Bawaslu akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang terjadi di area TPS. “Kami siap menindak sesuai prosedur apabila ada unsur pelanggaran. Tujuannya agar proses pemungutan suara tetap berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” tegasnya.

Bawaslu Mesuji mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di TPS. “Mari kita wujudkan pemilu yang bermartabat dengan bersikap tertib, netral, dan menghormati aturan yang ada,” tutup Deden Cahyono.