Wahyu Eko: Laporkan Pelanggaran Adalah Bentuk Peduli Demokrasi
|
Mesuji – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap dugaan pelanggaran Pemilu sebagai wujud nyata kepedulian terhadap tegaknya demokrasi. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pengawasan merupakan fondasi penting dalam menjaga integritas dan kejujuran Pemilu.
“Melaporkan dugaan pelanggaran bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara yang peduli terhadap masa depan demokrasi,” ujar Wahyu Eko yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas.
Ia menjelaskan, Bawaslu Mesuji membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melaporkan pelanggaran, baik secara langsung ke kantor Bawaslu, melalui surat elektronik (email), maupun melalui kanal pengaduan daring resmi. Laporan tersebut, lanjut Wahyu, harus disertai bukti awal yang mendukung agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dengan cermat dan diproses sesuai prosedur. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor agar masyarakat tidak ragu dalam menyampaikan informasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa bentuk pelanggaran yang dapat dilaporkan mencakup pelanggaran administrasi, kode etik penyelenggara Pemilu, tindak pidana Pemilu, hingga sengketa proses. Semua laporan harus disampaikan maksimal tujuh hari sejak dugaan pelanggaran diketahui.
Menurutnya, partisipasi publik dalam pengawasan menjadi kunci agar pelaksanaan Pemilu di Mesuji berjalan jujur, adil, dan berintegritas. “Demokrasi yang sehat hanya bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat terlibat. Melapor itu bukan mencari kesalahan, tetapi menjaga keadilan Pemilu,” tegas Wahyu.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Mesuji Deden Cahyono, S.Sos.I. mendukung langkah ini sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif. “Kami ingin masyarakat tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga pengawas aktif yang ikut memastikan suara rakyat tidak disalahgunakan,” kata Deden.
Bawaslu Mesuji berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan secara profesional, transparan, dan berkeadilan, serta terus mendorong kolaborasi antara masyarakat, penyelenggara, dan pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas demokrasi di Mesuji.
“Mari awasi Pemilu bersama. Dengan melapor, kita jaga demokrasi tetap bersih, jujur, dan berintegritas,” tutup Wahyu Eko.