Wahyu Eko: Kampanye Sehat Dimulai dari Kesadaran Bersama
|
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, menegaskan bahwa keberhasilan menciptakan kampanye yang sehat tidak hanya bergantung pada peraturan yang ada, tetapi juga pada kesadaran bersama antara peserta pemilu, penyelenggara, dan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Simulasi dan Sosialisasi Kampanye Sehat yang diselenggarakan oleh Bawaslu Mesuji.
Menurut Wahyu Eko, kampanye yang sehat merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga kualitas demokrasi. “Kampanye bukan sekadar upaya meraih dukungan, tetapi momentum untuk mendidik masyarakat melalui gagasan, visi, dan program yang konstruktif. Kesadaran untuk berpolitik secara santun harus tumbuh dari semua pihak,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif agar seluruh elemen pemilu memahami batasan dan ketentuan hukum selama masa kampanye, termasuk larangan politik uang, ujaran kebencian, dan penyebaran berita bohong (hoaks). “Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa partisipasi masyarakat, pengawasan kampanye tidak akan maksimal,” jelasnya.
Wahyu Eko juga mengajak masyarakat untuk aktif menjadi pengawas partisipatif dalam setiap tahapan Pemilu. “Masyarakat memiliki kekuatan moral untuk mengawasi jalannya kampanye. Dengan melaporkan pelanggaran yang ditemukan, warga turut menjaga agar proses demokrasi tetap jujur dan adil,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kampanye yang sehat mencerminkan kualitas politik yang beradab dan berintegritas. “Semakin tinggi kesadaran politik masyarakat, semakin kuat pula fondasi demokrasi yang kita bangun,” katanya.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Robby Ruyudha, turut menegaskan komitmen Bawaslu untuk menegakkan aturan dengan tegas dan profesional. “Setiap pelanggaran kampanye akan ditindak sesuai mekanisme yang berlaku. Kami ingin memastikan bahwa Pemilu di Mesuji berlangsung dengan adil, damai, dan bermartabat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Mesuji berharap kesadaran politik dan kedewasaan peserta pemilu terus meningkat, sehingga pelaksanaan kampanye dapat berlangsung secara tertib dan berintegritas. Kesadaran bersama menjadi pondasi utama dalam mewujudkan Pemilu yang damai, berkeadilan, dan beretika di Kabupaten Mesuji.