Lompat ke isi utama

Berita

Robby Ruyudha: Laporan Masyarakat Penting untuk Jaga Integritas Pemilu

Robby Ruyudha: Laporan Masyarakat Penting untuk Jaga Integritas Pemilu

Mesuji – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji, Robby Ruyudha, menegaskan bahwa laporan dari masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga integritas penyelenggaraan Pemilu. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan dugaan pelanggaran merupakan bentuk kepedulian terhadap keadilan dan kemurnian suara rakyat.

“Setiap laporan masyarakat adalah bentuk nyata pengawasan partisipatif yang menjadi pilar penting dalam menjaga integritas Pemilu. Melalui laporan tersebut, Bawaslu dapat menindaklanjuti dugaan pelanggaran secara cepat dan tepat,” ujar Robby, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa.

Robby menjelaskan bahwa Bawaslu Mesuji terus berupaya menciptakan ruang yang aman dan terbuka bagi masyarakat untuk melapor tanpa rasa takut. Bawaslu menjamin perlindungan hukum dan kerahasiaan identitas pelapor sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. “Kami memastikan setiap pelapor terlindungi dari ancaman atau intimidasi. Tidak boleh ada pihak yang merasa takut untuk menyuarakan kebenaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, laporan masyarakat tidak hanya membantu Bawaslu dalam menemukan indikasi pelanggaran, tetapi juga menjadi dasar penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. “Semakin banyak masyarakat yang berani melapor, semakin kuat pula fondasi keadilan dan transparansi dalam Pemilu,” tambah Robby.

Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., turut mendukung pernyataan tersebut dengan menekankan pentingnya sinergi antara pengawas, peserta, dan masyarakat. “Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya Pemilu. Tanpa dukungan masyarakat, pengawasan tidak akan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Wahyu Eko Prasetiyo, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, menambahkan bahwa pelibatan masyarakat adalah wujud nyata demokrasi partisipatif. “Kami terus mengedukasi masyarakat agar berani melapor dan memahami mekanisme pelaporan yang benar. Setiap laporan menjadi kontribusi penting bagi terciptanya Pemilu yang bersih,” ungkapnya.

Dengan dukungan laporan masyarakat yang terlindungi, Bawaslu Mesuji berkomitmen menjaga kejujuran dan keadilan Pemilu di setiap tahapannya. Partisipasi masyarakat bukan hanya bentuk tanggung jawab moral, tetapi juga bagian dari upaya bersama mewujudkan demokrasi yang bermartabat di Kabupaten Mesuji.