Lompat ke isi utama

Berita

Peran Tokoh Agama dalam Mendorong Pemilu Bersih

Peran Tokoh Agama dalam Mendorong Pemilu Bersih

Tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga integritas demokrasi dengan mendorong terciptanya pemilu yang bersih, jujur, dan adil. Melalui pengaruh moral dan spiritual, para tokoh agama diharapkan mampu menjadi teladan serta mengajak masyarakat untuk menolak praktik politik uang, ujaran kebencian, maupun penyebaran hoaks menjelang pemilu.

Kehadiran tokoh agama dalam ruang sosial masyarakat dinilai strategis karena mereka seringkali menjadi rujukan utama umat dalam menentukan sikap politik. Dengan memberikan pemahaman yang sejuk, tokoh agama dapat membantu menciptakan suasana kondusif, menjaga persatuan, serta menekan potensi konflik akibat perbedaan pilihan politik.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mesuji menegaskan pentingnya kolaborasi dengan para tokoh agama untuk memperluas pengawasan partisipatif. Melalui khotbah, pengajian, maupun forum keagamaan lainnya, pesan tentang pentingnya menjaga pemilu bersih dapat tersampaikan secara luas ke lapisan masyarakat.

Selain itu, tokoh agama juga berperan dalam memperkuat literasi politik masyarakat, sehingga pemilih dapat lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi isu yang menyesatkan. Dengan begitu, kehadiran mereka bukan hanya sebatas pengawal moral, tetapi juga mitra strategis dalam menjaga kualitas demokrasi.

Bawaslu Mesuji mengajak seluruh tokoh agama, masyarakat, serta elemen terkait lainnya untuk terus bersinergi demi terwujudnya pemilu yang berintegritas, damai, dan bermartabat.