Lompat ke isi utama

Berita

Pengawasan Partisipatif Wujud Kepedulian Masyarakat terhadap Demokrasi

Pengawasan Partisipatif Wujud Kepedulian Masyarakat terhadap Demokrasi

Bawaslu Kabupaten Mesuji menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan jujur, adil, dan transparan. Partisipasi publik dipandang sebagai elemen kunci untuk memastikan setiap tahapan pemilu terbebas dari pelanggaran serta memberikan ruang bagi terciptanya penyelenggaraan yang lebih berkualitas.

Kegiatan edukasi mengenai pengawasan partisipatif kembali dilakukan sebagai upaya memperkuat pemahaman warga tentang hak dan tanggung jawab dalam mengawal jalannya demokrasi. Melalui forum ini, masyarakat diajak mengenali bentuk-bentuk potensi pelanggaran, mekanisme pelaporan, dan pentingnya keterlibatan sejak tahap awal penyelenggaraan pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji Robby Ruyudha menyampaikan bahwa keterlibatan warga bukan hanya sebatas memberikan suara, tetapi juga memastikan setiap proses sebelum dan sesudah hari pemungutan suara berjalan sesuai ketentuan. Menurutnya, pengawasan partisipatif merupakan cerminan kepedulian bersama terhadap masa depan demokrasi di daerah.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Wahyu Eko Prasetiyo menambahkan bahwa penguatan peran masyarakat akan mendorong munculnya budaya politik yang sehat dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa laporan masyarakat selama ini berkontribusi pada pencegahan berbagai potensi pelanggaran yang mungkin tidak terjangkau oleh pengawas formal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Mesuji semakin memahami bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas lembaga, tetapi menjadi ruang partisipasi publik untuk menciptakan proses demokrasi yang lebih matang. Pengawasan partisipatif memberi manfaat nyata bagi masyarakat karena memastikan suara mereka benar-benar dihargai, dilindungi, dan berdampak pada lahirnya pemimpin yang legitimasinya kuat.