Pengawasan Efektif Jadi Pilar Demokrasi yang Bermartabat
|
Mesuji – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menegaskan bahwa pengawasan yang efektif dan profesional merupakan pilar utama dalam mewujudkan demokrasi yang bermartabat. Melalui sistem pengawasan yang kuat dan partisipatif, Bawaslu berupaya memastikan seluruh tahapan pemilu 2029 berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menjelaskan bahwa efektivitas pengawasan menjadi indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. “Demokrasi yang sehat hanya bisa tercipta jika pengawas bekerja secara profesional dan tidak berpihak. Setiap proses harus dijalankan dengan prinsip keterbukaan dan tanggung jawab,” ujarnya.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Wahyu Eko Prasetiyo, menambahkan bahwa pengawasan yang efektif membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat. “Kami mengajak masyarakat ikut menjadi bagian dari pengawasan. Kolaborasi antara pengawas dan warga dapat memperkuat transparansi serta mencegah potensi pelanggaran,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Robby Ruyudha, menegaskan bahwa setiap laporan dugaan pelanggaran akan ditindaklanjuti secara tegas dan profesional. “Kami tidak akan menoleransi pelanggaran yang dapat mencederai integritas pemilu. Semua laporan masyarakat akan kami proses sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Bawaslu Mesuji berkomitmen memperkuat kualitas pengawasan di semua tingkatan agar proses demokrasi di daerah berlangsung jujur, adil, dan bermartabat. Dengan pengawasan yang efektif dan partisipasi publik yang tinggi, pemilu 2029 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi.