Lompat ke isi utama

Berita

Pengawas Mesuji Diminta Hindari Politik Praktis

Deden Cahyono: Jaga Netralitas dan Ketertiban di TPS

Mesuji – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menegaskan pentingnya menjaga netralitas bagi seluruh jajaran pengawas dalam menghadapi Pemilu 2029. Pengawas diingatkan agar tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, baik secara langsung maupun tidak langsung, demi menjaga marwah lembaga dan kepercayaan publik terhadap proses pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Data, dan Informasi, menekankan bahwa setiap pengawas wajib menjaga integritas dan profesionalitas. “Kami mengingatkan seluruh jajaran pengawas agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat menimbulkan persepsi keberpihakan. Bawaslu berdiri di atas semua kepentingan politik dan harus menjaga keadilan dalam proses pemilu,” ujarnya saat memberikan pembinaan internal kepada pengawas di lingkungan Bawaslu Mesuji.

Menurut Deden, pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan tahapan pemilu berjalan jujur dan adil. Karena itu, setiap pengawas harus berhati-hati dalam bersikap, berucap, maupun bertindak, termasuk di media sosial. “Netralitas pengawas adalah harga mati. Satu tindakan yang dianggap tidak netral dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga,” tambahnya.

Anggota Bawaslu Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, menegaskan bahwa Bawaslu terus memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada jajaran pengawas di tingkat kecamatan dan desa. “Kami tekankan pentingnya menjaga etika, profesionalitas, dan tidak menunjukkan sikap keberpihakan, baik di lingkungan kerja maupun di luar tugas resmi,” katanya.

Sementara itu, Robby Ruyudha, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, menambahkan bahwa Bawaslu akan menindak tegas jika ada pengawas yang terbukti melanggar prinsip netralitas. “Kami akan menegakkan aturan sesuai mekanisme yang berlaku. Pengawas harus menjadi teladan dalam menegakkan keadilan pemilu,” ujarnya.

Bawaslu Mesuji berharap seluruh jajaran pengawas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan independensi. Dengan menjaga netralitas dan menghindari politik praktis, pengawasan di Kabupaten Mesuji diharapkan mampu menciptakan Pemilu 2029 yang berintegritas, jujur, dan berkeadilan.