Pendidikan Politik Bawaslu Mesuji Gaet Generasi Muda Peduli Demokrasi
|
Mesuji – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran politik di kalangan generasi muda, Bawaslu Kabupaten Mesuji terus menggencarkan kegiatan pendidikan politik yang dikemas secara menarik dan inovatif. Langkah ini bertujuan membentuk karakter pemilih cerdas yang memiliki kepedulian tinggi terhadap nilai-nilai demokrasi dan pentingnya pengawasan pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menjelaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan demokrasi Indonesia. “Anak muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus memahami sejak dini pentingnya kejujuran, keadilan, dan partisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu,” ujarnya.
Deden menambahkan, Bawaslu Mesuji kini memanfaatkan pendekatan kreatif seperti diskusi santai, edukasi berbasis media digital, serta kegiatan sosialisasi di sekolah dan kampus untuk menarik minat generasi muda. “Kami ingin pendidikan politik tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menginspirasi mereka untuk terlibat langsung dalam pengawasan partisipatif,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, menilai bahwa pendidikan politik harus mampu menjembatani generasi muda dengan realitas demokrasi di lapangan. “Mereka perlu dibekali dengan pemahaman yang benar tentang hak, kewajiban, dan etika dalam berdemokrasi. Dengan begitu, partisipasi mereka bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bentuk tanggung jawab sosial,” ungkapnya.
Anggota Bawaslu lainnya, Robby Ruyudha, juga menegaskan pentingnya membangun kedekatan emosional antara lembaga pengawas dan kalangan muda. “Kami ingin Bawaslu menjadi lembaga yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui pendidikan politik yang inspiratif, mereka akan lebih berani bersuara dan berperan aktif dalam menjaga keadilan pemilu,” katanya.
Melalui upaya ini, Bawaslu Mesuji berharap generasi muda Mesuji tidak hanya menjadi peserta pemilu yang pasif, tetapi juga menjadi penggerak dalam menjaga integritas demokrasi di daerahnya.