Lompat ke isi utama

Berita

Masyarakat Bersatu, Demokrasi Kuat: Pesan Bawaslu Mesuji

Masyarakat Bersatu, Demokrasi Kuat: Pesan Bawaslu Mesuji

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menyerukan pentingnya persatuan masyarakat dalam menjaga keutuhan demokrasi menjelang Pemilu. Dalam pesan moralnya, Bawaslu menegaskan bahwa kekuatan demokrasi tidak hanya bergantung pada penyelenggara dan peserta Pemilu, tetapi juga pada sikap dan partisipasi masyarakat yang menjunjung nilai kebersamaan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menyampaikan bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi. “Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang bersatu, bukan yang terpecah oleh perbedaan pilihan. Kami mengajak seluruh warga Mesuji untuk bersama-sama menjaga persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah,” ujarnya.

Menurut Deden, Bawaslu Mesuji menekankan bahwa Pemilu sejatinya merupakan pesta demokrasi, bukan arena konflik. “Perbedaan pilihan adalah hal wajar, tetapi semangat persatuan harus tetap dijaga. Dengan masyarakat yang solid dan berjiwa besar, kita dapat mewujudkan Pemilu yang damai, jujur, dan bermartabat,” tambahnya.

Anggota Bawaslu Mesuji, Wahyu Eko Prasetiyo, menambahkan bahwa partisipasi masyarakat tidak hanya sebatas memberikan suara, tetapi juga berperan aktif dalam mengawasi jalannya proses Pemilu. “Ketika masyarakat bersatu dalam mengawasi dan menjaga integritas Pemilu, maka demokrasi kita akan semakin kokoh. Inilah semangat gotong royong demokrasi yang harus kita rawat bersama,” katanya.

Sementara itu, Robby Ruyudha menyoroti pentingnya membangun kesadaran bersama untuk melawan segala bentuk provokasi dan disinformasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan. “Masyarakat perlu bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di media sosial. Sikap kritis dan kompak dalam menjaga kebenaran akan memperkuat fondasi demokrasi di daerah,” ujarnya.

Bawaslu Mesuji berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar aktif dalam pengawasan partisipatif serta menjaga suasana kondusif di tengah perbedaan pandangan politik. Dengan semangat persatuan, Kabupaten Mesuji diharapkan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang sehat, damai, dan inklusif.