Lompat ke isi utama

Berita

Masa Non-Tahapan: Momentum Strategis Mempersiapkan Pemilu yang Lebih Berkualitas

masa non tahapan

Masa non-tahapan dalam penyelenggaraan pemilu menjadi momentum strategis bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji untuk memperkuat kesiapan pengawasan dan meningkatkan kualitas demokrasi di daerah. Melalui periode ini, Bawaslu melakukan berbagai evaluasi dan langkah pembenahan agar pelaksanaan pemilu mendatang berlangsung lebih transparan, adil, dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji menegaskan bahwa masa non-tahapan merupakan fase penting dalam membangun pondasi pengawasan yang kokoh. “Keberhasilan pemilu tidak hanya ditentukan saat tahapan berlangsung, tetapi juga melalui kesiapan yang dibangun sejak dini. Masa non-tahapan ini kami manfaatkan untuk memperbaiki sistem pengawasan, memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga demokrasi,” ujarnya.

Selama periode ini, Bawaslu Mesuji memusatkan perhatian pada beberapa hal utama, di antaranya evaluasi kinerja pengawasan, penguatan regulasi dan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengawas, serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengawasan partisipatif. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengawasan pada setiap tahapan pemilu.

Sebagai wujud komitmen, Bawaslu Mesuji juga menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, penyelenggara pemilu lainnya, dan organisasi masyarakat sipil. Selain itu, pelaksanaan bimbingan teknis dan pelatihan bagi jajaran pengawas pemilu terus digelar untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tahapan pemilu yang akan datang.

Melalui berbagai upaya tersebut, Bawaslu Kabupaten Mesuji berharap dapat menciptakan ekosistem pengawasan yang profesional, partisipatif, dan berintegritas, sehingga pelaksanaan pemilu mendatang benar-benar mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan.