Lompat ke isi utama

Berita

Kontribusi Pengawasan terhadap Kualitas Demokrasi Lokal

Kontribusi Pengawasan terhadap Kualitas Demokrasi Lokal

Mesuji – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menegaskan bahwa pengawasan pemilu yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat lokal. Melalui pengawasan yang profesional, independen, dan transparan, Bawaslu berupaya memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai aturan serta mencerminkan prinsip keadilan dan kejujuran.

Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., menjelaskan bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari partisipasi pemilih, tetapi juga dari bagaimana proses penyelenggaraan pemilu diawasi dengan baik. “Pengawasan yang kuat adalah jaminan agar suara rakyat benar-benar dihargai. Dengan pengawasan yang akuntabel, hasil pemilu akan lebih dipercaya dan legitimasi pemerintah daerah akan semakin kuat,” ujarnya.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, Wahyu Eko Prasetiyo, menambahkan bahwa pengawasan yang dilakukan secara terbuka mampu mendorong keterlibatan publik. “Kami terus mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi jalannya pemilu. Demokrasi lokal akan semakin berkualitas jika publik berani melapor dan ikut menjaga prosesnya,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Robby Ruyudha, menegaskan bahwa setiap laporan atau dugaan pelanggaran akan ditangani dengan cepat dan profesional. “Kami memastikan tidak ada pelanggaran yang dibiarkan. Setiap tindakan yang mengganggu keadilan pemilu akan kami proses sesuai aturan,” tegasnya.

Bawaslu Mesuji berkomitmen menjadikan pengawasan sebagai instrumen penting untuk memperkuat demokrasi di daerah. Dengan sinergi antara pengawas, penyelenggara, peserta pemilu, dan masyarakat, diharapkan pemilu 2029 dapat berlangsung jujur, adil, dan berintegritas tinggi.