Bawaslu Tetapkan Resolusi Pengawasan Pemilu Tahun Ini: Tingkatkan Kualitas, Integritas, dan Partisipasi Publik
|
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menetapkan resolusi strategis dalam pengawasan Pemilu tahun ini, dengan fokus pada peningkatan kualitas pengawasan, penguatan integritas penyelenggaraan, serta perluasan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, [Nama Ketua], menyampaikan bahwa resolusi ini merupakan bentuk komitmen lembaga untuk menghadirkan pemilu yang lebih adil, transparan, dan partisipatif. “Kami menekankan pentingnya inovasi pengawasan yang responsif terhadap tantangan zaman, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sipil dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.
Tiga poin utama resolusi tahun ini meliputi:
- Digitalisasi Pengawasan: Pemanfaatan teknologi informasi untuk pelaporan pelanggaran, pemetaan kerawanan, dan pelibatan publik secara real-time.
- Penguatan Kapasitas Pengawas: Pelatihan intensif dan pembinaan berkelanjutan bagi jajaran pengawas di tingkat kecamatan dan desa.
- Gerakan Partisipatif Masyarakat: Mendorong terbentuknya komunitas pengawasan partisipatif melalui edukasi politik dan media sosial.
Langkah ini juga diambil sebagai tindak lanjut dari evaluasi pemilu sebelumnya, di mana Bawaslu menyoroti tantangan utama seperti hoaks pemilu, politik uang, dan netralitas ASN. Dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang, Bawaslu berharap resolusi ini akan memperkuat fondasi demokrasi yang bersih dan bermartabat.
Sebagai bagian dari resolusi, Bawaslu Mesuji juga akan meluncurkan Kampanye Publik bertajuk “Awasi Bersama, Kawal Demokrasi”, sebagai ajakan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam pengawasan pemilu.