Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mesuji Perkuat Karakter Pengawas Lewat Pembinaan Mental dan Spiritual

dokumentasi

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mesuji menggelar kegiatan penguatan mental dan spiritual bagi seluruh sumber daya manusianya, sebagai bagian dari upaya membangun karakter pengawas yang jujur, adil, dan berlandaskan nilai spiritual. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan kantor Bawaslu Mesuji dan dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I., bersama jajaran sekretariat.

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an secara bergiliran, dipandu oleh Ustaz Ahmad Subur, dan dilanjutkan dengan penyampaian tausiah bertema kejujuran dan keadilan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam konteks pengawasan pemilu.

“Penguatan mental dan spiritual menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter pengawas yang jujur dan adil. Ketika nilai-nilai keagamaan melekat kuat, maka setiap langkah pengawasan akan dilandasi dengan keikhlasan dan integritas yang tinggi,” ujar Ketua Bawaslu Mesuji, Deden Cahyono.

Senada dengan itu, Ustaz Ahmad Subur dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai keimanan dalam menjalankan amanah sebagai pengawas pemilu. “Kejujuran dan keadilan bukan hanya soal hukum, tapi juga cerminan iman. Seorang pengawas yang menanamkan nilai spiritual dalam tugasnya, insya Allah akan lebih takut kepada Allah daripada sekadar kepada aturan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Mesuji berharap dapat membentuk SDM yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai spiritual dalam setiap pengambilan keputusan dan tindakan pengawasan.