Bawaslu Mesuji Dorong Konsistensi Penegakan Etika Penyelenggara Pemilu
|
Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Bawaslu Kabupaten Mesuji menegaskan pentingnya menjaga integritas dan etika penyelenggara pemilu sebagai fondasi utama kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, menyampaikan bahwa nilai-nilai etika harus menjadi pedoman bagi seluruh jajaran penyelenggara pemilu, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, integritas tidak hanya dibangun melalui aturan tertulis, tetapi juga melalui sikap dan perilaku yang berlandaskan etika dalam setiap tahapan pemilu.
“Etika adalah ruh dari penyelenggaraan pemilu. Tanpa etika, kepercayaan publik akan rapuh. Kami di Bawaslu Mesuji mendukung penuh komitmen DKPP untuk terus konsisten menjaga integritas dan martabat penyelenggara pemilu,” ujar Deden Cahyono saat memberikan keterangan di Kantor Bawaslu Mesuji, Jumat (13/6/2025).
Ia menegaskan bahwa keputusan-keputusan yang diambil oleh DKPP memiliki peran strategis dalam menjaga marwah lembaga penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, setiap pihak harus memahami bahwa setiap putusan DKPP merupakan hasil pertimbangan yang matang dan berorientasi pada penegakan etika.
“Kami memahami bahwa setiap keputusan DKPP tidak hanya berorientasi pada sanksi, tetapi juga pembinaan dan perlindungan terhadap kehormatan lembaga penyelenggara pemilu,” tambahnya.
Selain itu, Bawaslu Mesuji mendorong agar Bawaslu, KPU, dan DKPP dapat terus melakukan evaluasi bersama terhadap berbagai regulasi yang ada. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan efektivitas pengawasan serta menjaga profesionalitas penyelenggara pemilu di semua tingkatan.
“Sinergi antar lembaga penyelenggara menjadi penting. Evaluasi bersama bukan untuk membuat aturan baru, melainkan memastikan bahwa setiap aturan berjalan sesuai prinsip keadilan dan etika penyelenggaraan pemilu,” jelas Deden Cahyono.
Menutup pernyataannya, Deden Cahyono berharap DKPP dapat terus menjadi penjaga etika penyelenggara pemilu dan menjadi teladan dalam menegakkan integritas.
“Kami percaya, dengan komitmen bersama antara DKPP, KPU, dan Bawaslu, marwah dan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu akan semakin kuat,” pungkasnya.