Bawaslu Mesuji Ajak Refleksi Nilai Integritas di Tahun Baru Islam 1447 H
|
Dalam momentum peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji mengajak seluruh jajaran pengawas dan masyarakat untuk menjadikan momen pergantian tahun hijriah sebagai ajang refleksi dalam memperkuat nilai-nilai integritas, kejujuran, dan keadilan dalam kehidupan berbangsa, terutama dalam menjaga demokrasi yang bersih dan berkeadilan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam merupakan saat yang tepat untuk memperbarui niat dan komitmen terhadap amanah pengawasan pemilu yang jujur dan adil.
“Momentum 1 Muharram 1447 Hijriah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneguhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik. Bawaslu Mesuji berkomitmen menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pengawasan demi terciptanya pemilu yang berkeadilan,” ujar Deden.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai keislaman seperti kejujuran, tanggung jawab, dan amanah harus menjadi pedoman dalam setiap langkah pengawasan pemilu. Menurutnya, pengawasan bukan sekadar tugas kelembagaan, tetapi juga bentuk ibadah sosial yang berorientasi pada keadilan.
“Kami berharap Tahun Baru Islam ini menjadi titik awal untuk memperkuat semangat gotong royong, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kedamaian serta keadilan demokrasi di Kabupaten Mesuji,” tambahnya.
Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H, Bawaslu Mesuji menggelar kegiatan doa bersama di lingkungan sekretariat dan jajaran pengawas kecamatan. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat spiritual dalam menjalankan tugas pengawasan.
Melalui semangat hijriah, Bawaslu Mesuji menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menciptakan iklim demokrasi yang jujur, adil, dan damai, sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab moral.