Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mesuji Ajak Masyarakat Hayati Nilai Pancasila dalam Pengawasan Pemilu

Mesuji, 1 Juni 2025 — Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2025, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mesuji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mesuji, Deden Cahyono, S.Sos.I, menyampaikan bahwa semangat Pancasila harus menjadi landasan moral bagi seluruh jajaran pengawas pemilu dalam menjalankan tugasnya. “Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman etika dalam bertindak. Nilai-nilai gotong royong, keadilan, dan kemanusiaan yang terkandung di dalamnya menjadi pijakan kami dalam mengawasi setiap tahapan pemilu,” ujarnya.

Menurut Deden, memperingati Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap persatuan dan integritas bangsa. Ia menegaskan bahwa dalam konteks pengawasan pemilu, nilai-nilai Pancasila menjadi penuntun agar seluruh proses berjalan tanpa diskriminasi dan mengedepankan keadilan bagi semua pihak, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

“Bawaslu Mesuji berkomitmen memastikan setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pemilu, tanpa ada yang terpinggirkan. Ini merupakan wujud nyata implementasi sila kedua dan kelima Pancasila,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Mesuji juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan partisipasi aktif dalam pengawasan partisipatif. Nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia diharapkan dapat terwujud melalui kolaborasi antara masyarakat, penyelenggara, dan lembaga pengawas pemilu.

“Semangat Pancasila adalah semangat kebersamaan. Dengan bekerja bersama, kita dapat menciptakan pemilu yang bermartabat dan berkeadilan,” tutup Deden.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai luhur bangsa harus terus dihidupkan, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam memastikan demokrasi berjalan dengan menjunjung tinggi persatuan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.